16 Jenis Tanah dan Ciri Kesuburannya

Jenis Tanah
Tanah adalah lapisan kulit bumi terluar yang merupakan hasil pelapukan dan pengendapan batuan dan telah bercampur dengan bermacam-macam bahan organis. Tanah menjadi subur karena diolah dan di pupuk oleh manusia.

Jenis-Jenis Tanah :


1) TANAH HUMUS

Tanah humus / Tanah Gunung Berapi adalah tanah yang berasal dari pelapukan (bahan organis), tanah humus adalah tanah yang subur dan mengandung unsur mineral, tanah humus berwarna hitam atau kecoklatan, tanah humus banyak terdapat di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, dan Pulau Jawa.

2) TANAH VULKANIS

Tanah vulkanis adalah tanah hasil pelapukan bahan padat dan cair yang dikeluarkan dari gunung berapi, tanah vulkanis terbentuk akibat aktifitas gunung berapi yang mengeluarkan lava, kemudian lava membeku dan melapuk setengahnya menjadi butiran tanah. Tanah ini sangat subur dan cocok untuk pertanian. Tanah ini terdapat di wilayah Sumatera, Jawa, Lombok, Dan Bali.

3) TANAH PODZOL

Tanah podzol adalah tanah yang terjadi karena temperatur dan curah hujan yang tinggi, mudah basah, dan subur jika terkena air, jenis tanah podzol berwarna kuning dan cocok untuk perkebunan, dan tanah podzol banyak terdapat di daerah pegunungan tinggi.

4) TANAH LATERIT

Tanah laterit terjadi karena suhu tinggi, curah hujan yang tinggi, mangakibatkan mineral yang dibutuhkan larut dan banyak mengandung unsur hara, tanah laterit adalah hasil dari pencucian oleh gejala erosi di bagian atasnya, tanah laterit berwarna kuning kemerah-merahan, tanah ini banyak terdapat di wilayah Banten, Pacitan, Sulawesi Tengah.

5) TANAH PASIR

Tanah pasir adalah tanah hasil pelapukan batuan beku dan tidak berstruktur, jenis tanah ini, kurang baik untuk pertanian, karena mengandung bahan organik, tanah pasit banyak terdapat di Pantai Barat, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi.

6) Tanah Gambut atau Tanah Organosol


Tanah gambut atau Tanah Organosol adalah tanah yang berasal dari bahan organik yang selalu tergenang air (rawa) dan kekurangan unsur hara, sirkulasi udara tidak lancar, proses penghancuran tidak sempurna, dan jenis tanah ini tidak cocok untuk pertanian, karet, nanas, palawija, dan padi. Tanah ini banyak terdapat di wilayah Kalimantan, Sumatera Timur, dan Papua.

7) TANAH MERGEL

Tanah mergel terjadi dari campuran batuan, kapur, pasir, tanah liat. Jenis tanah ini dipengaruhi oleh hujan yang tidak merata sepanjang tahun, tanah mergel adalah tanah yang subur, dan banyak terdapat di Lereng Gunung atau Dataran Rendah Seperti di Solo, Madiun, Kediri, Dan Nusa Tenggara.

8) Tanah Kapur Tanah atau Mediteran

Tanah kapur (rezina) atau Tanah Mediteran adalah tanah yang terbentuk karena pengendapan batuan induk kapur yang mengalami laterisasi lemah, jenis tanah ini banyak terdapat di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Pulau Sumatera.

9) Tanah Endapan atau Tanah Alluvial

Tanah endapan (aluvial) adalah tanah yang terbentuk akibat pengendapan batuan induk dan telah mengalami proses pelarutan air, jenis tanah ini subur dan cocok ditanami palawijaya, tembakau, tebu, sayuran, padi, kelapa, dan buah-buahan, tanah ini terdapat di wilayah sumatera bagian Timur, Jawa Bagian Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua Utara, Dan Papua Selatan.

10) TANAH TERRAROSA

Tanah terrarosa terbentuk dari hasil pelapukan batuan kapur. Banyak terdapat di daerah dolina. Merupakan tanah pertanian yang subur di daerah batua kapur . Sedikit mengandung bahan organik. Banyak terdapat di pantai barat Sumatra Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi, Nusa Tenggara Dan Maluku.

11) TANAH LITOSOL

Tanah litosol adalah tanah berbatu-batu. Bahan pembentuknya berasal dari batuan keras yang belum mengalami pelapukan secara sempurna. Jenis tanah ini jugs disebut tanah azonal. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah litosol adalah rumput ternak, palawija, dan tanaman keras dan berada di wilayah Sumatra dan Sulawesi.

12) TANAH PADAS

Tanah padas adalah tanah yang amat padas. Karena mineral-mineral didalam dikeluarkan oleh air yang terdapat di lapisan tanah bagian atasnya. Tanah padas tidak bisa dikatakan tanah karena sudah jarang sekali ditemukan dan tanah ini terdapat hampir diseluruh wilayah Indonesia.

13) TANAH LATOSOL

Tanah latosol yaitu tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium. Tanah ini sudah sangat tua, sehingga kesuburannya rendah. Warna tanahnya merah hingga kuning, sehingga sering disebut tanah merah. Tanah latosol yang mempunyai sifat cepat mengeras bila tersing kap atau berada di udara terbuka disebut tanah laterit.Tanah latosol tersebar di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, JawaTimur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua.Tumbuhan yang clapat hidup di tanah latosol adalah padi, palawija, sayuran, buah-buahan, karet, sisal, cengkih, kakao, kopi, dan kelapa sawit.

14) TANAH GRUMUSOL

Tanah Grumusol atau Margalith adalah tanah yang terbentuk dari material halus berlempung. Jenis tanah ini berwarna kelabu hitam dan bersifat subur, tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusatenggara, dan Sulawesi Selatan. Tanaman yang tumbuh di tanah grumusol adalah padi, jagung, kedelai, tebu, kapas, tembakau, dan jati.

15) TANAH REGOSOL

Tanah regosol adalah tanah berbutir kasar dan berasal dari material gunung api. Tanah regosol berupa tanah aluvial yang barn diendapkan dan tanah pasir terdapat di Bengkulu, Pantai Sumatra Barat, Jawa, Bali, dan NusaTenggara Barat. Material jenis tanah ini berupa tanah regosol, abu vulkan, napal, dan pasir vulkan.Tanah regosol sangat cocok ditanami padi, tebu, palawija, tembakau, dan sayuran.

16) TANAH ANDOSOL

Tanah andosol adalah tanah yang berasal dari abu gunung api. Tanah andosol terdapat di lerenglereng gunung api, seperti di daerah Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Halmahera, dan Minahasa. Vegetasi yang tumbuh di tanah andosol adalah hutan hujan tropis, bambu, dan rumput.

Ciri-Ciri Tanah Yang Subur :
  • Struktur tanah baik, susunan antara butir dengan butir tanah yang lain memiliki jarak yang menguntungkan bagi peredaran air dan udara.
  • Tersedia garam-garaman atau zat makanan bagi tumbuhan.
  • Tersedia air untuk melarutkan garam-garaman (zat makanan) bagi tumbuhan atau organisme
Ciri-Ciri Tanah Tidak Subur :
  • Struktur tanah kurang baik.
  • Kurang tersedia zat makanan (hara)bagi tumbuhan.
  • Kekurangan air.
Tanah Yang Subur di Indonesia :
  • Tanah vulkanis.
  • Tanah humus.
  • Tanah endapan.
Tanah Yang Kurang Subur di Indonesia :
  • Tanah podzol.
  • Tanah laterit.
  • Tanah pasir.
  • Tanah gambut.
  • Tanah mergel.
  • Tanah kapur.
  • Tanah padas.
  • Tanah terrarosa.
Sebab Terjadinya Bermacam-Macam Jenis Tanah di Indonesia :
  • Batuan induk yang berbeda
  • Curah hujan yang berbeda
  • Penyinaran matahari yang berbeda
  • Perbedaan relief
  • Keberadaan penutup tanah
MANFAAT TANAH BAGI KEHIDUPAN
a. Penghasil bahan makanan dan minum
b. Penghasil material bangunan
c. Sumber bahan baku Industri
d. Tempat segala aktivitas manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnalis Warga Gedangrejo

Bagi sedulur-sedulur Desa Gedangrejo, mari bergabung bersama kami dengan cara :
  • 1. Ide dan Gagasan

    Sampaikan ide/gagasan/keluhan Saudara melalui kontak person atau sosial media kami.

  • 2. Artikel

    Membuat artikel kegiatan dengan disertai foto, kemudian kirim ke E-mail atau WhatsApp Desa Gedangrejo.

  • 3. Foto dan Video

    Upload foto dan video kegiatan sekitar Desa Gedangrejo ke Instagram atau Youtube dengan hastag #gedangrejo.

  • 4. WhatsApp

    Untuk bisa langsung menyapa Pemdes Gedangrejo melalui WhatsApp 0818-0421-4049

    Desa Gedangrejo

    Kami terus berproses menuju yang lebih baik di segala bidang. Dengan bantuan banyak pihak, kami yakin Desa Gedangrejo akan menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kerto raharjo.

    MEMBANGUN DESA GEDANGREJO YANG HARMONIS DAN DINAMIS.

    Kesenian Cing Cing Goling
    - Wahyu Widayat -

    Menyelenggarakan pemerataan desa yang efisien, efektif dan bersih.

    Panjang Ilang
    - www.jogjasiana.net -

    Meningkatkan sumber sumber pendanaan pemerintahan dan pembangunan Desa.

    Kesenian Cing Cing Goling Gedangrejo
    - Dwi Hargito Purnomo -

    Hubungi Kami

    Untuk menyampaikan ide, saran dan kritik

    Nama*


    Pesan*


    Kontak Pustaka Gedangrejo

    Berikut ini kontak WhatsApp yang bisa digunakan untuk menghubungi kami, selain melalui sosial media!

    • 0818 0421 4049